Beranda Umum 11 Amalan Sunnah di Bulan Ramadhan Untuk Lebih Mendekatkan Diri Kepada Allah

11 Amalan Sunnah di Bulan Ramadhan Untuk Lebih Mendekatkan Diri Kepada Allah

11 Amalan Sunnah di Bulan Ramadhan Untuk Lebih Mendekatkan Diri Kepada Allah
Image: Pixabay

Bulan Ramadhan adalah bulan sucinya orang islam diseluruh dunia, bulan ini adalah bulan spesial dan bulan yang ditunggu-tunggu oleh umat islam selama satu tahu sekali, di bulan inilah umat islam dianjurkan untuk wajib berpuasa dengan menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal lainnya yang dapat menyebabkan batalnya puasa dari semenjak terbitnya fajar hingga tenggelamnya matahari. Tidak hanya itu saja, kamu juga bisa menambah pahala dengan amalan-amalan sunnah.

Dan umat islam dianjurkan dibulan yang suci ini untuk memperbanyak amalan kebaikan kepada Allah sehingga setelah bulan puasa usai Allah akan mengampuni semua dosa mereka dan mereka tidak pernah menyesal karena telah melewatkan bulan suci ini dengan penuh kebaikan dan betul-betul ibadah kepada Allah, adapun ibadah yang dapat Anda lakukan untuk memperbanyak pahala adalah sebagai berikut:

1. Mengakhirkan Sahur

Amalan sunnah di bulan Ramadan salah satunya bisa dilakukan dengan mengakhirkan waktu sahur. Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, dari Zaid bin Tsabit radhiyallahu ‘anhu berkata :

“Kami pernah makan sahur bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu melaksanakan shalat. Anas berkata, Aku bertanya kepada Zaid: “Berapa jarak antara adzan dan sahur ?”. Dia menjawab : ‘seperti lama membaca 50 ayat’” (HR. Bukhari dan Muslim)

Sebenarnya kalau kita berpikir sejenak sabda nabi tersebut jelas sangat baik, karena semakin telat kita makan sahur maka makanan tersebut semakin lama tahan ditubuh kita, bayangkan kalau kita sahur jam 3, hmmmmmm mungkin sekitar jam 10 pagi sudah merasa lapar sekali.

Baca juga:  D.B. Cooper, Pembajak Pesawat Misterius yang Belum Terungkap Hingga Sekarang

2. Menyegerakan Berbuka

Selepas perpuasa sepanjang hari, umat Islam dianjurkan menyegerakan berbuka puasa.

Dalam riwayat Tirmidzi disebutkan dari hadist Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, Allah Ta’ala berfirman,

“Hamba yang paling dicintai di sisi-Ku adalah yang menyegerakan waktu berbuka puasa.”

Disunnahkan menyegerakan berbuka puasa ketika telah tiba waktunya yaitu saat matahari tenggelam. Demikianlah yang jadi petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya.

3. Membaca Do’a Sebelum Berbuka

Amalan sunnah lainnya yakni membaca doa ma’tsur sebelum berbuka puasa yang berbunyi: “Allahumma laka shumtu wabika amantu wa ‘ala rizqika afthartu birahmatika yaa arhamar rahimin”.

Doa ma’tsur tersebut memiliki arti: “Ya Allah, hanya untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, atas rezeki-Mu aku berbuka, berkat rahmat-Mu, wahai Dzat yang maha penyayang di antara para penyayang”.

4. Mandi besar sebelum terbit fajar

Umat islam diwajibkan mandi besar setelah melakukan junub atau sesudah masa haid dan nifas. Sunnahnya, mandi besar dilakukan sebelum terbit fajar saat bulan Ramadan.

Hal ini dimaksudkan agar bisa menunaikan ibadah puasa sekaligus menghindari kekhawatiran air masuk ke anggota tubuh seperti mulut, telinga dan anus, yang menyebabkan batalnya puasa.

Meski begitu, bila tidak bersedia mandi besar dalam waktu tersebut, umat muslim dianjurkan mencuci anggota tubuh yang dimaksud dan membaca niat mandi besar.

5. Menjaga Lisan

Amalan sunnah lainnya yakni menjaga lisan saat bulan Ramadan. Pasalnya, segala perkataan kotor ataupun bohong bisa menggugurkan pahala puasa seseorang.

Rasulullah Saw bersabda:

“Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta malah mengamalkannya, maka Allah tidak butuh dari rasa lapar dan haus yang dia tahan.” (HR. Bukhari no. 1903).

6. Menahan Nafsu

Puasa atau saum memiliki arti menahan diri dari makan dan minum serta segala perbuatan yang membatalkan, mulai terbit fajar hingga terbenam matahari sesuai syarat tertentu.

Baca juga:  5 Universitas Terbaik di Amerika 2021, Berikut Penjelasannya

Maka dari itu, selama berpuasa di bulan Ramadan umat muslim dianjurkan untuk menahan diri dari segala godaan hawa nafsu.

7. Perbanyak Sedekah

Amalan sunnah lainnya yang tidak boleh dilewatkan yakni memperbanyak sedekah. Utamanya dengan memberikan hidangan berbuka puasa (ifthar) kepada orang yang berpuasa.

Rasulullah bersabda:

“Siapa saja yang memberi makanan berbuka kepada seorang yang berpuasa, maka dicatat baginya pahala seperti orang puasa itu, tanpa mengurangi sedikit pun pahala orang tersebut (HR. Ahmad)”.

8. I’tikaf di Masjid

Memperbanyak i’tikaf di masjid menjadi amalan sunnah saat Ramadan. I’tikaf sebaiknya dilakukan sebulan penuh atau minimal 10 hari terakhir di bulan Ramadan.

Waktu i’tikaf yang lebih afdhol adalah di akhir-akhir ramadhan (10 hari terakhir bulan Ramadhan) sebagaimana hadits ‘Aisyah, ia berkata, yang artinya:

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam beri’tikaf pada sepuluh hari yang akhir dari Ramadhan hingga wafatnya kemudian isteri-isteri beliau pun beri’tikaf setelah kepergian beliau.”

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam beri’tikaf pada sepuluh hari terakhir dengan tujuan untuk mendapatkan malam lailatul qadar, untuk menghilangkan dari segala kesibukan dunia, sehingga mudah bermunajat dengan Rabbnya, banyak berdo’a dan banyak berdzikir ketika itu.

Dari Abu Hurairah, ia berkata, yang artinya:

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa beri’tikaf pada bulan Ramadhan selama sepuluh hari. Namun pada tahun wafatnya, Beliau beri’tikaf selama dua puluh hari”.

I’tikaf harus dilakukan di Masjid

Hal ini berdasarkan firman Allah Ta’ala,

“(Tetapi) janganlah kamu campuri mereka sedang kamu beri’tikaf dalam masjid”(QS. Al Baqarah: 187). Demikian juga dikarenakan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam begitu juga istri-istri beliau melakukannya di masjid, dan tidak pernah di rumah sama sekali. Ibnu Hajar rahimahullah berkata, “Para ulama sepakat bahwa disyaratkan melakukan i’tikaf di masjid.” Termasuk wanita, ia boleh melakukan i’tikaf sebagaimana laki-laki, tidak sah jika dilakukan selain di masjid.

Baca juga:  3 Pilihan Aplikasi Penyimpanan Online GRATIS Terbaik (Cloud Storage)

9. Membaca Al-qur’an

Memperbanyak membaca dan mengkhatamkan Al-Quran menjadi amalan yang dianjurkan kepada umat muslim saat bulan Ramadan. Minimal kegiatan tersebut dilakukan sekali selama bulan suci.

Ulama-ulama terdahulu rajin mengkhatamkan Al-Quran saat bulan Ramadhan, seperti Imam al-Syafi’i yang khatam hingga 60 kali.

10. Shalat Tarawih

Selain shalat wajib lima waktu, Shalat Tarawih juga sebaiknya dilakukan saat bulan Ramadhan. Selain bisa mendapatkan pahala ganda, shalat Tarawih juga sangat disarankan untuk menjalin silaturahmi dengan tetangga, terutama saat mengikuti ibadah shalat Tarawih berjamaah di masjid.

11. Istiqamah menjalankan amalan sunnah

Setelah mengetahui apa saja amalan-amalan saat Ramadan, umat muslim diharapkan bisa istiqamah menjalaninya. Selain itu, dapat melanjutkan amalan-amalan tersebut di bulan-bulan berikutnya.

Itu dia 11 Amalan Sunnah di Bulan Ramadhan Untuk Lebih Mendekatkan Diri Kepada Allah, Semoga artikel ini bermanfaat. Jangan lupa baca juga 10 do’a di akhir ramadhan.

Mau kenal sama kami lebih jauh kamu bisa temukan kami di Twitter dan Facebook.

Sumber: suara.com, rumaysho.com
Artikel sebelumnyaBerikut Pahala dan Keutamaan Shalat Terawih dari Malam Pertama Sampai Dengan ke-30
Artikel selanjutnya10 Youtuber Terkaya di Dunia PewDiePie Paling Buncit (2020)
Saya pemilik dari situs ini dan juga aktif sebagai staff education pada salah satu college, Alasan saya membuat situs ini untuk mengisi waktu luang ;).

Komentar