Beranda Umum Maulid Nabi, Mengenal Rasulullah SAW Lebih Dekat, Berikut Biografinya

Maulid Nabi, Mengenal Rasulullah SAW Lebih Dekat, Berikut Biografinya

Maulid Nabi

Memperingati hari lahirnya Nabi Muhammad S.W.A atau lebih dikenal dengan Maulid Nabi tidak hanya dengan kenduri (bersedekah) seperti yang sering orang-orang lakukan. Tapi sudah seharusnya kita menunjukkan rasa cinta kita kepada Rasulullah dengan membaca kisah hidup nabi.

Segala puji bagi Allah Ta’ala yang menjadikan kita bagian dari umatnya Nabi SAW. Dalam satu hadis sahih yang diriwayatkan Imam Al-Bukhari, Rasulullah bersabda: “Belum sempurna iman kalian, hingga aku lebih dicintainya dari ayah ibunya dan anaknya dan seluruh manusia”.

Oleh karena itu, pada artikel ini saya akan menuliskan kisah perjalanan hidup nabi yang penulis ringkas dari hasil bacaan kitab Tarikh. Kami berharap setelah Anda membaca artikel ini maka rasa cinta Anda kepada Rasullullah semakin bertambah dan kita menjadi umat yang Rasul rindukan Amiiin.

Yuk langsung saja simak artikel berikut.

1. Pernikahan Orang Tua Baginda Nabi Besar Muhammad S.A.W

Abdullah ayah nabi yaitu anak dari Abdul Muthallib yang budiman, rupawan, Ketika umur 18 tahun ia dinikahkan dengan Aminah binti Wahab. Seorang wanita qurais yang rupawan dan Budiman.

Adapun Aminah pilihan Abdul Muthallib, dan Abdul Muthallib mempunyai sepuluh anak laki-laki dan enam perempuan.

Pada bulan rajab Aminah mulai mengandung yang mulia nabi Muhammad S.A.W, sewaktu dua bulan dalam kandungan suami Aminah pergi berniaga ketanah syam.

Ketika pulang dari syam Abdullah singgah di Madinah, karena disini banyak keluarga dari bundanya suku bani Najjar. Dan dia sakit satu bulan lamanya akhirnya ia meninggal.

2. Kelahiran Nabi Muhammad S.A.W

Setelah cukup Sembilan bulan dalam kandungan, maka pada hari senin menjelang fajar (subuh), lahir yang mulia nabi Muhammad S.A.W di Mekah, dan bertepatan dengan tanggal 12 Rabi’ul Awal tahun gajah, yaitu tahun hancur leburnya tantara Abrahah yang bergajah.

Baca juga:  14 Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri yang Menyentuh Hati, Cocok Dibagikan ke keluarga dan Jadi Status Sosmed

Pada saat nabi tujuh bulan dalam kandungan, mulia benerlah Aminah yang melahirkan semulia-mulia makhluk dunia dan akhirat.

Bermacam-macam peristiwa ganjil terjadi pada saat lahir nabi mulia ini, peristiwa sebahagian tersebut ialah:

  • Berjatuhan berhala-berhala di sekitar ka’bah
  • Padam api yang disembah di tanah persi
  • Berkurang air danau sawah, dan
  • Berlimpah air di lembah samawah

Pada saat nabi lahir Abdul Muthallib sedang tawaf, setelah tahu berita kelahiran nabi yang mulia, ia segera datang dan sangat gembira cucu yang lahir dalam keadaan bersih harum. Tambahan lagi, telah terpotong tali pusat dan telah berkhitan. Matanya nabi kedua-duanya bercelak dan cantik dipandang.

Setelah tujuh hari, Abdul Muthallib mengadakan jamuan makan, dan memberikan nama cucunya dengan Muhammad.

3. Wafatnya Aminah (ibunda) dan Abdul Muthallib (kakek)

Setelah nabi berumur enam tahun, Aminah membawanya ke Madinah mengunjungi mamaknya, dari suku Bani Najjar, mereka tinggal disana selama satu bulan. Bersama mereka turut seorang hamba perempuan bernama Barkah dari bangsa Khabsyi.

Pada waktu pulang menuju ke Mekah Aminah sakit di tengah perjalanan, dan akhirnya meninggal dunia di satu tempat bernama Abwak.

Kemudian Ummu Ayman, Barkah, menyerahkan nabi kepada kakeknya Abdul Muthallib, setelah dua tahun nabi di asuh Abdul Muthallib-pun meninggal dunia, sedang nabi berumur delapan tahun.

Setelah itu nabi diasuh oleh Abu Thalib yaitu saudara kandung ayahanda nabi, ia bernama ‘Abdu Manaf. Kehidupannya miskin tetapi sangat disegani orang-orang qurais.

4. Pernikahan Nabi Dengan Khadijah

Dekat mekah ada seorang perempuan hartawan, Budiman, dan rupawan serta dermawan. Itulah Khadijah binti Khuwailid. Banyak orang Mekah memperniagakan barang dagangan ke tanah Syam.

Khadijah sangat suka kalau Nabi turut memperniagakan barang-barangnya. Pada waktu itu nabi berumur 25 tahun, ia musafir ke tanah Syam dengan barang-barang milik Siti Khadijah. Dan khusus seorang Khadam turut serta nabi bernama Maysarah.

Dalam perjalanan Maysarah memperhatikan adanya awan melindungi tuannya dari panas matahari. Dekat Syam mereka berniaga dengan larisnya. Dan kepada nabi Khadijah memberi upah lebih dari yang telah dijanjikan semula.

Baca juga:  Biaya Membuat Blog Wordpress Self Hosting, Berapa Sih Biaya yang Dibutuhkan?

Dan Maysarah menceritakan kepada Khadijah apa-apa peristiwa dalam perjalanan ke tanah Syam baru-baru ini. Maka timbullah dalam hati Khadijah ingin bersuamikan Muhammad S.A.W. akhirnya dapatlah persetujuan, antara pihak Nabi dan Khadijah.

Setelah terjadi pinang meminang, maka diadakanlah upacara pernikahan yang dihadiri orang-orang besar qurais. Dan hadir pula Abu Bakar Ash-Shiddiq.

Khadijah binti Khuwailid adalah istri pertama bagi nabi, yang pada waktu itu berumur 40 tahun. dan sebelumnya Khadijah pernah berkeluarga dengan Atiq dan Abu Halah yang kedua-duanya meninggal dunia.

5. Nabi Jadi Rasul dan Wahyu Pertama

Dalam Gua Khirak, nabi berkhalwat dan beribadah. Setelah berumur 40 tahun, sedang nabi berada dalam gua ini, tiba-tiba datanglah malaikat Jibril lalu berkata: Bergembiralah wahai Muhammad, Allah mengucapkan salam.

Tuan adalah Rasulullah kepada seluruh manusia, ajaklah mereka kepada: لَا إِلَٰهَ إِلَّا ٱللَّٰهُ مُحَمَّدٌ رَسُولُ ٱللَّٰهِ‎, Kemudian Jibril mendekap sekuat-kuatnya akan Rasulullah, 3 kali, maka Jibril berkata: اقرأ (Bacalah)!, Jawab Rasulullah: ماانأبقارىُ (Aku tak dapat membaca), demikianlah tiga kali, kemudian Jibril membaca lima ayat:

اِقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِيْ خَلَقَۚ, خَلَقَ الْاِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍۚ, اِقْرَأْ وَرَبُّكَ الْاَكْرَمُۙ, الَّذِيْ عَلَّمَ بِالْقَلَمِۙ, عَلَّمَ الْاِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْۗ.

Artinya: Bacalah dengan nama tuhan yang telah menjadikan alam, ia telah menjadikan manusia dari sekumpulan darah, bacalah dan tuhanmu maha mulia pemurah, yang mengajarkan menulis dengan kalam, ia mengajarkan kepada manusia ilmu pengetahuan yang ia tidak tahu.

Setelah itu Rasulullah membaca dengan sempurna, dan sebelum itu nabi tidak ada belajar, tidak pandai menulis dan tidak pandai membaca, karena itu disebut النبياالامي.

Jibril membawa wahyu pertama dan nabi menjadi Rasul pada hari Senin 17 Ramadhan.

6. Al-Quran

Orang arab Ketika itu sangat ahli dalam Menyusun kata-kata pidato, syair, dan pepatah-pepatah. Setelah Al-qur’an diturunkan sedikit demi sedikit mereka sangat tajub mendengarkan susunan bahasa Al-qur’an.

Seorang ahli syair bernama Thufail Addausi datang ke mekah, lalu mendengarkan Rasulullah membaca Al-qur’an. Alhamdulillah dengan petunjuk Allah ia masuk Islam.

Baca juga:  Berikut Alasan Mengapa Harus Membeli Domain Sendiri

Al-qur’an dibawa dan disampaikan malaikat Jibril menurut keperluan penerangan hukum-hukum Islam, akhlak, dan lain-lain. Hingga lamanya lebih kurang 23 tahun.

Pada permulaan Islam Rasulullah memberi ajaran disatu tempat tersembunyi dikaki bukit Safa di rumah Arqam atau disebut juga Daarul Arqam.

Setelah Jibril membawa dan menyampaikan ayat Fasda’ bima tukmaru wa’arit ‘anil mucrikiiin, maka berterang-teranglah menyampaikan perintah Allah, dan jangan peduli cercaan orang-orang kafir. Mulailah Rasulullah menyiarkan Islam dengan terang-terangan.

7. Wafat Khadijah dan Abu Thalib

Pada waktu Khadijah berumur 60 tahun, tibalah masa ia akan Kembali ke rahmatullah. Diwaktu sakitnya, Rasulullah berkata: “Hai Khadijah, tidakkah kamu ingin menjadi istriku di syurga? Khadijah telah berbahagia, dengan pertama-tama orang beriman, dan mengorbankan hartanya untuk dakwah Islam, Radhiyallahu’anha.

Tiga hari setelahnya, wafat pula Abu Thalib yang telah membantu Rasulullah dalam berdakwah Islam. Karena Abu Thalib disegani orang-orang qurais. Abu Thalib meninggal dunia dalam usia 80 tahun, kedua-duanya di tahun kesepuluh.

8. Rasulullah Wafat

Di akhir Safar tahun 11 Hijriah Rasulullah mulai sakit dan dia dirawat di tempat Aisyah dan Abu Bakar penggantinya menjadi Imam.

Pada hari senin Rasulullah keluar dengan dipapah, kemudian ia kerkhutbah membaca surah والعصر dan memberi nasehat agar memelihara persatuan dan menyatakan akan tibalah masa perpisahan.

Maka pada waktu subuh di hari senin wafatlah Muhammad Rasulullah S.A.W, setelah selesai menyampaikan agama yang tunggal dan diridhai Allah.

Setelah tercapai kesepakatan antara Ansar dan Muhajirin, Abu Bakar Siddiq diangkat jadi Khalifah, menduduki pimpinan umat Islam.  Rasullulah dimandikan oleh Ali, ‘Abbas, dan Fadzl. Dan disholatkan oleh masing-masing umat Islam, Nabi wafat diusia 63 tahun.

Itu dia artikel tentang Maulid Nabi, Mengenal Rasulullah SAW Lebih Dekat, Berikut Biografinya semoga bermanfaat ya. Jangan lupa baca juga sholawat nabi yang bisa dibacakan saat maulid nabi.

Mau kenal sama kami lebih jauh kamu bisa temukan kami di Twitter dan Facebook.

­

Komentar