Beranda Umum Perbedaan Mekanisme Dropship dan Reseller

Perbedaan Mekanisme Dropship dan Reseller

Perbedaan Mekanisme Dropship dan Reseller
Image: Pixabay

Salah satu bisnis jual beli online yang paling menjanjikan sekarang ini adalah bisnis dropship dan reseller. Kedua bisnis ini sekarang sedang menjadi tren untuk mendapatkan sumber penghasilan. Cara yang dilakukannya sangat mudah, kedua bisnis ini banyak sekali yang menggelutinya. Bahkan anak-anak pelajar sudah banyak yang melakukan bisnis dropship dan reseller.

Untuk menjalankan bisnis dropship dan reseller tidak memerlukan modal yang besar. Hal utama yang paling penting adalah mental anda dalam mempromosikan produk ke pelanggan. Apabila anda mampu mempromosikan produk dengan mudah, maka kedua bisnis ini akan sangat ringan untuk dilakukan. Selain itu, anda cukup memiliki HP dan koneksi internet saja sudah bisa menjalankan bisnis tersebut.

Pengertian Dropship dan Reseller

Dropship merupakan salah satu bisnis jual beli online yang di dalamnya tidak memerlukan modal sedikitpun untuk menjual produk kepada pembeli. Bisnis dropship ini anda tidak perlu menyiapkan barang sendiri untuk dijual, yang harus anda lakukan hanyalah mempromosikan produk milik suplier.

Nantinya pelanggan akan membeli produk milik anda, kemudian anda meminta suplier untuk mengirimkan produk yang dibeli oleh pelanggan anda. Untuk sistem pembayaran yang dilakukan ialah pelanggan membayar kepada anda terlebih dahulu setelah itu baru anda membayarkan kepada suplier dengan harga yang lebih murah, cukup menguntungkan bukan!

Sementara reseller adalah salah satu bisnis jual beli online dimana anda harus membeli produk terlebih dahulu kepada suplier anda untuk dijual kepada pembeli. Untuk membelinya, biasanya reseller akan membeli secara grosiran untuk di stok sendiri. Bedanya dengan reseller yaitu dari segi modal yang harus dikeluarkan, untuk menjalankan bisnis reseller anda harus memiliki modal yang lumayan.

Baca juga:  6 Cara Penting Mencegah Virus Corona (COVID19) Agar Tidak Terinfeksi

Perbedaan Dropship dan Reseller

Setelah melihat perbedaan dari segi pengertian dropship dan reseller. Sekarang anda juga dapat mengetahui perbedaan secara detail antara kedua bisnis jual beli online ini. Nantinya anda akan lebih mudah untuk terjun ke dropship atau reseller. Berikut adalah 3 perbedaan antara dropship dan reseller.

1. Modal

Perbedaan yang pertama bisa anda lihat dari segi modal yang dikeluarkan antara bisnis dropship dan juga reseller. Keduanya sama-sama menggunakan modal smartphone atau laptop dengan koneksi internet sebagai alat promosi untuk menjual produk. Namun untuk menjual produk, dropship lebih menguntungkan karena tidak perlu mengeluarkan modal tambahan sama sekali.

Bisnis dropship dilakukan dengan cara menjual produk milik suplier dimana pembeli nantinya akan membeli produk yang dipromosikan oleh anda. Dalam hal ini anda cukup menunjukan barang yang dibeli oleh pembeli kepada suplier untuk dikirimkan langsung kepada pembeli. Dengan begitu, bisnis dropship ini tidak memerlukan modal untuk membeli produk tersebut.

Berbeda bila dibandingkan dengan reseller, disini anda harus menyiapkan modal yang lumayan untuk membeli produk terlebih dahulu kepada suplier. Apabila ada pembeli yang ingin membeli produk di toko anda, maka anda harus membeli terlebih dahulu ke pihak suplier. Dengan begitu, keuntungan yang anda dapatkan tidak begitu banyak bila dibandingkan dengan dropship.

2. Cara Kerja Berbeda

Perbedaan yang selanjutnya yaitu cara kerja antara dropship dan reseller berbeda. Seperti yang diketahui, reseller dapat dikatakan hampir sama seperti pedagang konvensional. Dimana anda harus menyetok barang terlebih dahulu kemudian dijual ke konsumen. Barang tersebut biasanya didatangkan dari suplier yang menyediakan barang-barang murah.

Sementara untuk cara kerja dari dropshiper lebih menekankan pada sistem pemasaran yang dilakukan. Anda hanya mempromosikan produk yang tersedia di toko suplier anda secara rutin. Nantinya anda akan mengirimkan pesanan pelanggan ke suplier untuk dikirimkan kepada pembeli dengan nama toko online anda.

Baca juga:  Pengertian Upah: Faktor Penentu, Aspek Keadilan, dan Hubungan Upah Terhadap Kepuasan Kerja

3. Keuntungan yang Didapat

Dropship dan reseller juga memiliki perbedaan keuntungan. Apabila anda menjalankan bisnis reseller, anda akan dikenakan biaya ongkir pengiriman barang dari suplier kepada anda. Berbeda bila dibandingkan dengan dropship, anda akan mendapatkan keuntungan yang lebih besar karena barang akan dikirimkan langsung ke pembeli dengan nama toko anda.

Akan tetapi, untuk menjalankan bisnis dropship ini anda harus melakukan kerjasama terlebih dahulu supaya proses interaksi terjadi secara cepat. Selain itu, anda juga tidak bisa melihat barang secara langsung apakah produk tersebut benar-benar baik atau tidak. Hal inilah yang bisa menjadikan pelanggan anda merasa kecewa apabila produk yang diterimanya tidak sesuai dengan gambar yang dipromosikan.

Demikian beberapa informasi mengenai perbedaan metode antara dropshiper dengan reseller. Semoga informasi tersebut bermanfaat untuk teman-teman semuanya, terima kasih. Jangan lupa baca juga marketplace yang menyediakan layanan dropship.

Mau kenal sama kami lebih jauh Anda bisa temukan kami di Twitter dan Facebook.

Komentar