Beranda Umum Tata Cara, Lafaz Niat dan Keutamaan Puasa Syawal Selama Enam Hari

Tata Cara, Lafaz Niat dan Keutamaan Puasa Syawal Selama Enam Hari

Tata Cara, Lafaz Niat dan Keutamaan Puasa Syawal Selama Enam Hari
Image: Pixabay

Seperti yang kita tahu bahwa puasa sunah syawal dilaksanakan pada hari kedua lebaran atau tanggal 2 bulan syawal, haram hukumnya jika melaksanakan puasa syawal pada hari pertama lebaran atau tanggal 1 bulan syawal.

Namun tidak banyak orang yang sanggup melaksanakan puasa sunah ini, selain karena banyak orang-orang yang tidak berpuasa lagi namun juga masih dalam suasana lebaran, yang mana pada umumnya banyak orang yang datang bertamu.

Yang perlu kamu tahu bahwa puasa sunah bulan syawal ini mempunyai keutamaan yang luar biasa, alangkah ruginya kalau dilewatkan begitu saja.

Adapun pada tulisan ini saya akan memberikan informasi mengenai tata cara, lafaz niat, dan keutamaan puasa syawal. simak terus artikelnya sampai selesai ya.

Tata cara puasa sunah syawal

1) Puasa sunnah Syawal dilakukan selama enam hari

Sebagaimana disebutkan dalam hadits bahwa puasa Syawal itu dilakukan selama enam hari. Lafazh hadits di atas adalah: “Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HR. Muslim no. 1164).

Dari hadits tersebut, Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin berkata, “Yang disunnahkan adalah berpuasa enam hari di bulan Syawal.” (Syarhul Mumti’, 6: 464).

2) Lebih utama dilaksanakan sehari setelah Idul Fithri, namun tidak mengapa jika diakhirkan asalkan masih di bulan Syawal.

Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin rahimahullah berkata, “Para fuqoha berkata bahwa yang lebih utama, enam hari di atas dilakukan setelah Idul Fithri (1 Syawal) secara langsung. Ini menunjukkan bersegera dalam melakukan kebaikan.” (Syarhul Mumti’, 6: 465).

3) Lebih utama dilakukan secara berurutan namun tidak mengapa jika dilakukan tidak berurutan.

4) Usahakan untuk menunaikan qodho’ puasa terlebih dahulu agar mendapatkan ganjaran puasa Syawal yaitu puasa setahun penuh.

Ibnu Rajab Al Hambali rahimahullah berkata, “Siapa yang mempunyai kewajiban qodho’ puasa Ramadhan, hendaklah ia memulai puasa qodho’nya di bulan Syawal. Hal itu lebih akan membuat kewajiban seorang muslim menjadi gugur. Bahkan puasa qodho’ itu lebih utama dari puasa enam hari Syawal.” (Lathoiful Ma’arif, hal. 391).

Lafaz Niat

Dalam menjalani puasa Syawal ini, tata cara dan kewajiban yang harus diperhatikan umat Islam tidaklah berbeda dengan puasa-puasa sunnah lainnya. Niat puasa menjadi hal utama yang harus diperhatikan betul. Berikut lafadz niat puasa enam hari di bulan Syawal.

Lafaz Niat

Keutamaan puasa syawal

Adapun puasa syawal ini mempunyai keutamaan, bagi yang berpuasa Ramadhan dengan sempurna lantas mengikutkan puasa 6 hari di bulan Syawal, maka ia akan mendapatkan pahala puasa setahun penuh. Sebagaimana sabda Nabi Shallallaahu’alaihi wasallam yang artinya.

Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HR. Muslim no. 1164).

Itulah dalil dari jumhur atau mayoritas ulama yag menunjukkan sunnahnya puasa Syawal. Yang berpendapat puasa tersebut sunnah adalah madzhab Abu Hanifah, Syafi’i dan Imam Ahmad.

Itu dia Tata Cara, Lafaz Niat dan Keutamaan Puasa Syawal Selama Enam Hari. Semoga artikelnya bermanfaat ya. Jangan lupa baca juga doa akhir ramadhan.

Mau kenal sama kami lebih jauh kamu bisa temukan kami di Twitter dan Facebook.

SUMBERMuslim
Artikel sebelumnya10 Doa Akhir Ramadhan dari Nabi Muhammad SAW yang Harus Kamu Baca
Artikel selanjutnyaCara Membuat Blog Gratis Menggunakan Blogger dengan Mudah
Saya pemilik dari situs ini dan juga aktif sebagai staff education pada salah satu college, Alasan saya membuat situs ini untuk mengisi waktu luang ;).

Komentar