Beranda Bisnis Tips Memulai Bisnis Ternak Lele di Lahan yang Sempit

Tips Memulai Bisnis Ternak Lele di Lahan yang Sempit

Tips Memulai Bisnis Ternak Lele di Yang Lahan Sempit
Image: Pixabay

Bisnis ternak lele menjadi salah satu pilihan paling tepat yang dapat Anda lakukan untuk menambah penghasilan Anda. Bisnis ternak lele merupakan salah satu bisnis yang dibilang sangat sederhana. Hal ini karena bahan-bahan yang diperlukan tidak terlalu ribet seperti bisnis-bisnis lainnya. Bisnis ini juga sangat menguntungkan bila dijalani dengan keseriusan yang tinggi.

Bisnis ternak lele dapat dilakukan oleh siapa saja, disini tidak memandang pintar atau tidaknya seseorang. Melainkan kemauan dan kerja keras yang tinggi, orang-orang yang berani untuk terjun memulai usaha pastinya akan mendapatkan keuntungan tersendiri. Mereka tidak peduli akan kegagalan, dengan adanya kegagalan maka akan menjadikan pembelajaran supaya hal itu tidak terulang kembali.

Memulai bisnis ternak lele dapat dilakukan dimana saja, meskipun lahan sempit, Anda masih bisa membangun bisnis yang satu ini. Nah, kira-kira bagaimana caranya agar bisa melakukan bisnis ternak lele di lahan yang sempit? Langsung saja simak beberapa tips bisnis ternak lele di lahan yang sempit seperti berikut.

1. Membuat Kolam Dengan Terpal

Langkah yang pertama harus Anda lakukan yaitu membuat kolam lele dari terpal. Cara yang satu ini sudah sangat umum digunakan oleh orang-orang dalam membudidayakan ikan lele, kebangetan banget deh jika Anda masih belum mengetahui bagaimana membuat kolam lele dari terpal. Anda bisa memanfaatkan lahan sempit untuk dibuat tempat ternak lele.

Untuk membuat kolam terpal, modal yang dikeluarkan pun tidak terlalu banyak. Yang harus Anda beli hanyalah terpal dan juga bambu yang nantinya dirangkai sedemikian rupa. Belilah terpal sesuai dengan ukuran lahan yang tersedia, alangkah baiknya dilebihkan jangan sampai kurang. Misalkan saja kolam lele yang Anda buat dengan diameter 2 meter maka belilah sekitar 2 meter 1/2.

Baca juga:  Cara Mudah Berjualan Online yang Sudah Terbukti Efektif

Buatlah kolam terpal menjadi bentuk persegi, kemudian taruh air hingga beberapa hari supaya bekteri yang ada di dalam terpal hilang. Bila sudah isi kolam terpal dengan air yang sedang, sesuai dengan ikan lele yang ditaruh ke kolam. Apabila ikan masih kecil, lebih baik airnya tidak terlalu banyak dan sebaliknya. Tidak sulit kan membuat kolam lele menggunakan terpal.

2. Penaruhan Benih

Setelah kolam terpal sudah selesai dibuat, langkah selanjutnya yang harus Anda lakukan ialah penaruhan benih. Pastikan kolam terpal sudah benar-benar dibersihkan hingga bakteri yang menempel pada kolam sudah hilang. Untuk mengatasi bakteri bisa Anda lakukan dengan cara menaruh garam di dalam kolam terpal yang sudah terisi air.

Bila sudah ditaburi garam, diamkan kurang lebih selama 2 hari supaya bakteri dalam kolam benar-benar hilang. Apabila sudah, lalu masukan air ¾ kolam lele. Setelah itu taburi dengan pupuk organik dan dibiarkan selama kurang lebih 7 hari, hal itu supaya lele akan lebih kuat hidup tahan lama dengan adanya pupuk organik agar kondisi benih ikan lele sehat dan kuat.

Bila sudah, Anda tinggal memasukan benih ikan lele ke dalam kolam. Untuk menyebarnya juga harus pada waktu yang tepat yaitu pagi atau sore hari. Taruh ke dalam ember terlebih dahulu benih ikan lele tersebut, kemudian masukan ke kolam dengan cara memiringkan ember perlahan-lahan hingga ikan masuk ke dalam kolam terpal semua.

3. Pakan (makanan) Ikan Lele

Langkah yang ketiga yaitu memperhatikan pakan lele, ikan lele sebetulnya doyan dengan berbagai macam jenis makanan. Namun pada kali ini saya menyarankan Anda untuk memberi pakan lele berupa campuran pelet dan daun pepaya yang sudah dipotong-potong dengan campuran lainnya. Jenis makanan yang satu ini akan memberikan pertumbuhan yang pesat pada benih ikan lele.

Baca juga:  Ini Dia 7 Tips Jitu Memulai Bisnis Online

Jadikanlah makanan tersebut sebagai makanan pokok, Anda juga bisa memberikan sisa-sisa makanan Anda atau ayam yang sudah mati. Ikan lele doyan sekali berbagai macam jenis makanan, tak heran bila pertumbuhan ikan lele paling cepat bila dibandingkan dengan jenis ikan-ikan lainnya.

4. Memasang Pagar Keliling

Membudidayakan ikan lele dengan kolam terpal akan sangat mempengaruhi kondisi ikan dari segala binatang usil seperti kucing. Kucing seringkali menjadi hewan pemakan ikan lele yang dibudidayakan dengan menggunakan terpal. Untuk itu, Anda harus membuat pagar keliling di sekitar kolam lele Anda. Dengan membuat pagar keliling tentu akan membuat ikan lele Anda aman dari segala macam bahaya.

Pagar keliling sebaiknya dibuat menggunakan bambu, hal ini agar menghemat biaya yang harus dikeluarkan. Buatlah secara rapi dan tidak memiliki lubang yang dapat dimasuki oleh kucing. Untuk membuat pagar keliling membutuhkan ketelitian dan kesabaran yang cukup tinggi, namun bagi Anda yang sudah lihai akan selesai dengan cepat.

5. Mengganti Air

Langkah yang terakhir bisa Anda lakukan yaitu mengganti air pada kolam lele Anda. Mengganti air bisa dikarenakan beberapa faktor yang mempengaruhi seperti kondisi air sudah terlalu lama, ada salah satu ikan yang mati sehingga kondisi air bau tidak sedap. Hal ini bisa mempengaruhi ikan-ikan lainnya karena kondisi air yang tidak baik, segeralah lakukan penanganan yang satu ini.

Anda bisa mengganti air sesuai kondisi, bisa seminggu sekali atau sebulan sekali. Dengan mengganti air yang baru akan membuat ikan lele terasa lebih segar dan gesit. Sehingga, kondisi ikan lele akan lebih membaik, bisnis ikan lele pun akan terus berjalan lancar.

Demikian beberapa informasi mengenai tips bisnis ternak lele di lahan yang sempit, semoga informasi tersebut bermanfaat untuk teman-teman semuanya, terima kasih. Jangan lupa baca contoh usaha dengan modal di bawah 5 juta ya guys.

Baca juga:  5 Macam Usaha Online Modal Kecil Untung Besar

Mau kenal sama kami lebih jauh Anda bisa temukan kami di Twitter dan FacebooK.

Artikel sebelumnya5 Tips Bisnis Makanan Ringan Omset Besar
Artikel selanjutnya7 Tips Mengatur Keuangan Bisnis Untuk Mendapatkan Keuntungan
Saya pemilik dari situs ini dan juga aktif sebagai staff education pada salah satu college, Alasan saya membuat situs ini untuk mengisi waktu luang ;).

Komentar